Rabu, 14 Agustus 2013

Minal Aidin wal Faidzin

Assalamu'alaikum :)
Di hari yang suci ini, saya ingin mengucapkan :

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah
Minal Aidin wal Faidzin.

Maafkan kesalahan saya selama satu tahun ini ya?
Semoga ramadhan kita berkah ^^
Amin.

Senin, 08 Juli 2013

Marhaban ya Ramadhan

Assalamu'alaikum teman-teman :)

Berhubung Ramadhan sebentar lagi akan tiba, dalam post kali ini, mimin (admin-Mahela) minta maaf ya atas segala kesalahan mimin terhadap kalian. Mulai dari perkataanku yang kurang 'enak' di hati, tulisan-tulisanku yang keliru dan kurang enak dibaca, sampai perbuatan mimin yang menyakitkan.

Semoga kita dapat melalui bulan Ramadhan tahun ini dengan lancar dan tiada halangan suatu apapun. Semangat puasa~

Oh iya, terimakasih banyak atas kunjungan kalian ^^




Regards,
Mahela S.L.


Rabu, 03 Juli 2013

Macam-macam Hormon pada Tumbuhan

Assalamu'alaikum kawan ;)
*curcol* akhir akhir ini, saya jadi agak bingung tentang macam-macam hormon pada tumbuhan. Fungsi dan istilahnya itu lo, bikin bingung. *hehe

Yup. Daripada bingung, mending kita belajar bareng yuk ^^
cekidot~

Perlu diketahui, hormon pada tumbuhan (fitohormon) merupakan salah satu faktor dalam, yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan. Berikut ini adalah macam-macam hormon pada tumbuhan beserta fungsinya, yang saya ketahui :

1). Auksin
    Auksin dibentuk di ujung batang, ujung akar, serta jaringan lain yang bersifat meristematis. Fungsi auksin sendiri diantaranya:

  • Mempunyai peranan penting dalam pembelahan sel dan pemanjangan ujung batang
  • Merangsang pembentukan buah dan bunga
  • Merangsang pembentukan akar lateral dan serabut akar
  • Mempertahankan dominansi apikal
  • Menimbulkan absisi / pengguguran daun
    Kerja auksin akan terhambat apabila terkena cahaya matahari. Jika salah satu sisi terkena cahaya, maka persebaran auksin tidak merata, sehingga batang / bagian tersebut akan membengkok.

2). Giberelin
    Giberelin dibentuk hampir di semua bagian tubuh tumbuhan. Kerjanya sinergis dengan auksin ketika perkecambahan. Fungsinya :
  • Merangsang pertumbuhan tinggi dan meraksasa
  • Menghilangkan sifat kerdil secara genetik pada tumbuhan
  • Menghilangkan dormansi pada biji. Dengan cara menghasilkan enzim amilase yang berperan untuk merangsang cadangan makanan berupa amilum menjadi glukosa. Glukosa digunakan sebagai energi pertumbuhan sehingga menghilangkan dormansi pada biji dan merangsang perkecambahan biji
3). Sitokinin
    Sitokinin dibentuk pada jaringan yang masih aktif membelah, seperti akar. Fungsinya :
  • Merangsang pembelahan sel (sitokinesis)
  • Merangsang pertumbuhan daun  pucuk
  • Menunda pengguguran daun, bunga, dan buah
  • Menghambat efek dominansi apikal, dan memacu tunas samping
4). Gas Etilen
    Gas Etilen dihasilnkan oleh buah yang sudah tua. Fungsinya :
  • Memacu proses pematangan buah 
  • Meningkatkan respirasi, sehingga buah keras dan masam akan menjadi empuk dan manis
  • Merangsang pengguguran daun dan bunga
  • Mempertebal pertumbuhan batang
5). Asam Absisat
    Asam absisat diproduksi pada daun, batang, dan buah yang masih muda. Kerja hormon ini adalah sebagai penghambat (inhibitor) dalam kegiatan tumbuhan. Sedangkan, fungsi asam absisat diantaranya :
  • Menghambat pertumbuhan dan pembentangan sel
  • Merangsang penutupan stomata pada epidermis daun, khususnya pada saat kekeringan
  • Merangsang absisi daun pada musim kemarau, sehingga mengurangi penguapan
  • Memacu pengguguran bunga dan buah yang menua
6). Asam Traumalin
    Asam Trumalin merupakan hormon penutup luka. (cukup jelas bukan? hehe)

7). Kalin
    Kalin berfungsi untuk pembentukan organ pada tumbuhan. Kalin dapat dibedakan sebagai berikut :
  1. Kaulokalin = merangsang pertumbuhan Batang
  2. Rizokalin = merangsang pertumbuhan Akar
  3. Filokalin = merangsang pertumbuhan Daun
  4. Antokalin = merangsang pertumbuhan Bunga
Terimakasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat
dan Selamat Belajar~

Selasa, 04 Juni 2013

Plasma darah dan Sel-sel darah

Assalamu’alaikum wr.wb.

Selamat malam kawan-kawan :3 langsung aja, berhubung ini mau ada UKK, aku pengen share sedikit materi biologi yang bersangkutan dengan Sistem Peredaran Darah, khususnya tentang Plasma darah dan Sel-sel darah.
Cekidot~

Perlu diketahui, darah merupakan alat transportasi (pengangkut) zat-zat serta sari makanan ke seluruh tubuh yang dipompa oleh jantung. Darah mengandung 90% air dan 10% zat-zat terlarut dalam air. Bagian-bagian darah diantaranya :


  1. Plasma Darah
            Plasma darah merupakan cairan kekuningan yang terdapat dalam darah. Plasma darah juga disebut dengan Cairan Darah. Kandungan yang terdapat dalam Plasma darah adalah :
a.   Serum. Di dalam serum terdapat zat antibodi berupa senyawa gamaglobulin, berperan sebagai zat penawar racun.
b.   Fibrinogen, merupakan protein darah yang berperan dalam proses pembekuan darah. Jenis protein lainnya adalah albumin, globulin, dan protrombin.
c.    Zat-zat makanan berupa protein, lemak, karbohidrat, dan garam-garam mineral.

source: blog-guru-tik.blogspot.com

  1. Sel-sel Darah
Berbeda dengan plasma darah, sel-sel darah bukan berupa cairan, tetapi sel yang padat. Terbagi menjadi :

a.   Sel darah merah (eritrosit)
  • Berbentuk cekung (bikonkaf), pipih, tidak berinti, terdapat Hemoglobin.
  • Hemoglobin banyak mengandung Fe (zat besi)
  • Sel darah merah berumur sampai 120 hari
  • Jumlahnya sekitar 4-5 juta sel/mm3
  • Dibentuk di hati dan sumsum merah tulang
  • Fungsi : untuk mengikat Oksigen dalam bentuk Oksihemoglobin.

Eritrosit-source : nheniethree.blogspot.com


b.   Sel darah Putih (leukosit)
  • Bentuk sel umumnya tidak teratur, ukuran lebih besar dari Eritrosit, dan mempunyai inti (nukleus)
  • Jumlahnya sekitar 8000-9000 sel/mm3
  • Sel darah putih berumur sekitar 12-13 hari
  • Dihasilkan di sumsum merah tulang dan limfa
  • Fungsi : untuk membunuh kuman penyakit
  • Sel darah putih ada yang bersifat :
  • Fagosit, apabila sel tersebut langsung memakan kuman penyakit. Seperti Eosinofil, Basofil, Neutrofil, dan Monosit
  • Limfosit, apabila sel tersebut membunuh kuman dengan cara membentuk antibodi / antitoksin (penangkal racun), lalu membentuk gumpalan-gumpalan yang akan dimakan oleh Fagosit. Seperti sel Limfosit.
Leucocyte-source: www.katsanakes.com


c.    Keping Darah (Trombosit)
  • Bentuknya tidak teratur dan tidak mempunyai Inti
  • Umurnya sekitar 8 hari
  • Jumlahnya sekitar 250-300 ribu sel/mm3
  • Dibuat di sumsum merah tulang
  • Fungsi : untuk membantu proses pembekuan darah karena mengandung Tromboplastin / Trombokinase
  • Dibawah ini merupakan Mekanisme pembekuan darah :
source : biologykita.blogspot.com

Sekian dari saya, terimakasih telah berkunjung, semoga bermanfaat ya ^^

Selasa, 21 Mei 2013

Posting Tugas ICT

Assalamu'alaikum wr.wb :) 

Okay guys *ciahciahciah* kali ini saya mau upload video koleksi saya. Video ini adalah video "Behind The Scene" saya waktu mbuat Video cita-cita buat tugas ICT. Maaf kalau kualitas gambarnya jelek. Durasinya cuma 1 menitan kok, buat tugas ICT (juga). 

Follow this Link :


Behind The Scene ala Mahela~ "

Enjoy watching~! ◠‿◠*emang siapa yang mau nonton?*




Rabu, 08 Mei 2013

Macam-macam Jaringan pada Tumbuhan

Assalamu'alaikum wr.wb
Selamat Pagii, di sini saya akan share *sekelebat* info tentang macam-macam Jaringan yang terdapat pada tumbuhan. Enjoy Reading~!

Jaringan padqa tumbuhan terbagi menjadi :
1. Jaringan Muda (meristem)
    Jaringan meristem merupakan jaringan yang sel-selnya aktif membelah. Jaringan meristem membentuk struktur-struktur primer pada tumbuhan.
    Ada dua jaringan meristem, yaitu meristem primer dan meristem sekunder. Meristem Primer banyak terdapat di ujung batang, ujung akar, kuncup, dan nodus batang (ruas-ruas batang, misal : pada ruas batang tebu), yang digunakan untuk pertumbuhan memanjang (primer). Sedangkan Meristem Sekunder juga dapat disebut dengan kambium yang digunakan untuk pertumbuhan membesar (sekunder).


source: www.biologi-sel.com

2. Jaringan Dewasa
     Jaringan Dewasa merupakan jeringan meristem yang terus tumbuh.
     Jaringan Dewasa terbagi menjadi :

     a. Jaringan Pelindung (Dermal)
         Jaringan ini disebut juga dengan jaringan Epidermis. Berada pada daun, batang, akar, dan bagian tubuh tumbuhan lainnya.
         Ciri-ciri jaringan Epidermis :
  • Tersusun oleh sel-sel yang Rapat
  • Sel-sel penyusunnya kaku dan kuat
  • Dapat membentuk kutikula (kutin) yang dapat mencegah penguapan yang berlebihan.
          Sedangkan, fungsi dari Jaringan Epidermis :
  • Melindungi bagian / jaringan dalam tumbuhan
  • Mengarbsorpsi air dan mineral, khususnya pada akar (membentuk rambut akar)
  • Pada daun dan batang, umumnya dilapisi kutikula, yang bisa mencegah penguapan (evaporasi)
source:  www.biologimediacentre.com

      b. Jaringan Dasar (Parenkim)
          Jaringan Parenkim terdapat pada seluruh anggota tubuh tumbuhan. Pada daun disebut mesofil, berupa Jaringan Palisade / tiang (sebagai tempat fotosintesis), dan Jaringan Spons / bunga karang (tempat fotosintesis dan ruang udara).
          Fungsi Jaringan Parenkim :
  • Sebagai jaringan pengisi tubuh tumbuhan
  • Sebagai tempat menyimpan cadangan makanan
  • Tempat berlangsungnya fotosintesis (bagi yang mengandung klorofil)
  • Tempat transportasi ekstravaskuler (transportasi dari sel ke sel yang terjadi di luar berkas pembuluh melalui jaringan parenkim)
source : www.semi-yanto.blogspot.com
      c. Jaringan Penyokong 
          Jaringan ini berfungsi untuk menyokong (memperkuat) berdirinya tumbuhan. Jaringan ini dibedakan menjadi 2 macam, diantaranya :
          -  Kolenkim
              Sebagai penguat organ yang masih mengalami perkembangan / masih dalam tahap pertumbuhan. Tersusun oleh sel hidup berdinding selulosa.
          -  Sklerenkim
           Sebagai pelindung organ tua dan muda. Tersusun oleh sel-sel mati, yang dinding selnya mengalami penebalan sekunder dari bahan lignin (zat kayu). Contohnya : sklerenkim pada Tempurung Kelapa, sklerenkim pada Batang Bambu.

source : www.biologisma.com

         d. Jaringan Pembuluh / Pengangkut (vascular bundle)
             Jaringan ini berfugsi untuk mengangkut zat-zat yang ada dalam tubuh tumbuhan. Jaringan Pengangkut terbagi menjadi :
             - Buluh kayu / Xylem
                Tersusun atas sel-sel mati yang berdinding lignin. Dapat dibedakan menjadi dua, yaitu trakeid dan trakea. Sekat antarsel trakeid berpori, sedangkan sekatantarsel trakea tidak jelas. Fungsi pembuluh Xylem adalah sebagai pengangkut air dan garam mineral dari akar ke daun (bawah - atas)
             - Buluh Tapis / Phloem
                Tersusun atas sel-sel hidup yang berdinding dari bahan selulosa. Sel buluh tapis tidak berinti, karena itu pada floem dilengkapi sel-sel pengiring. Floem berfungsi sebagai pengangkut hasil fotosintesis ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.
             Persatuan antara Xylem dan Floem akan menghasilkan ikatan pembuluh (fasis)

source: www.biologiklaten.wordpress.com

Demikian beberapa informasi dari saya, semoga bermanfaat ya :)
Wassalamu'alaikum wr.wb

Rabu, 24 April 2013

Gerak Pada Tumbuhan (Part II)

24-04-2013. Hari ini, saya akan mengulas tentang Gerak Pada Tumbuhan untuk yang kedua kalinya. Saya akan membahas lebih *agak* dalam tentang Gerak Esionom. Cekidot~!
Gerak Esionom merupakan gerak yang disebabkan karena datangnya rangsang dari luar tubuh tumbuhan. Gerak ini dibagi menjadi 3, yaitu :

1.      Gerak Tropisme : Yaitu gerak sebagian tubuh tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi arah datangnya rangsang. Contoh gerak Tropisme :
-     Fototropisme (rangsang berupa cahaya)
Contoh : gerak ujung batang tumbuhan yang membelok menuju arah datangnya cahaya
-     Geotropisme (rangsang berupa gaya gravitasi)
Contoh : gerak akar menuju pusat bumi / ke dalam tanah
Fototropisme dan Geotropisme
-     Hidrotropisme (rangsang berupa air)
Contoh : akar tanaman akan bergerak menuju tempat yang banyak airnya di tanah
-     Kemotropisme (rangsang berupa zat kimia)
Contoh : akar tanaman bergerak menuju zat kimia tertentu
-     Tigmotropisme (rangsang berupa sentuhan)
Contoh : gerak batang (sulur) tumbuhan ketimun melilit kayu

Tigmotropisme (source: labvirtualbiologi.webege.com)

2.      Gerak Taksis : Yaitu gerak seluruh tubuh tumbuhan yang arah geraknya tidak dipengaruhi arah datangnya rangsang. Contoh gerak Taksis :
-     Fototaksis : Gerak seluruh bagian tubuh ganggang hijau (Chlamydomonas) menuju datangnya cahaya
-     Kemotaksis : Gerak gamet jantan berflagela (spermatozoid) ke arah gamet betina (ovum / sel telur)

3.    Gerak Nasti : Yaitu gerak sebagian tubuh tumbuhan yang arah geraknya tidak dipengaruhi arah datangnya rangsang. Contoh gerak Nasti :
-      Fotonasti : gerak mekarnya bunga pukul empat (Mirabilis jalapa)
-      Tigmonasti / Seismonasti : gerak menutupnya daun-daun Putri Malu (Mimosa pudica) ketika terkena sentuhan
Tigmonasti (source: imronfajar.blogspot.com)
-      Termonasti (rangsang berupa panas) : gerak mekarnya bunga tulip pada musim panas 
Termonasti
-      Niktinasti (rangsang berupa gelap / malam) : gerak menutupnya daun tumbuhan polong-polongan (Leguminoceae) pada malam hari
-      Hidronasti : gerak menggulungnya daun padi dan sere ketika kekurangan air
-     Haptonasti (karena sentuhan serangga) : gerak ini terjadi pada tumbuhan pemakan serangga, contohnya tumbuhan Venus. Jika daun tumbuhan tersebut tersentuh oleh serangga, daun mereka akan menutup seketika
Haptonasti
-      Nasti Kompleks, yaitu gerak nasti yang terjadi karena beberapa faktor sekaligus.
Contohnya : gerak membuka-menutupnya stomata pada daun dikarenakan faktor air, cahaya, suhu, serta zat kimia.

Demikian sekilas info dari saya, semoga bermanfaat bagi semua :)